Minggu, 27 Juni 2021

MENGULIK SINETRON VIRAL INDONESIA KEDALAM MAKALAH CALL FOR PAPER

         Pada 17 Mei 2021 yang lalu, Sumarni Bayu Anita, S.Sos, M.A yang merupakan salah satu dosen STISIPOL Candradimuka memberikan Quiz 2 kepada Mahasiswa program studi Ilmu komunikasi semester VI berupa pembuatan makalah call for papper yang harus melalui proses pengajuan judul terlebih dahulu. Ada total empat judul yang diajukan, untuk kemudian dipilih salah satunya. Judul yang dibuat harus disesuaikan dengan salah satu Metode penelitian komunikasi kualitatif. Yaitu Strategi Komunikasi, Studi Fenomenologis, Studi Analisis Wacana, dan Studi Semiotika. Dari keempat judul yang saya ajukan, sebenarnya saya lebih tertarik untuk mengulik tentang suatu fenomena yang sedang digandrungi saat ini mengenai sinetron viral Indonesia yang berjudul "Ikatan Cinta". Dan benar saja, Bu Nita, Panggilan akrab mahasiswa terhadapnya mengumumkan bahwa judul yang dipilih untuk makalah call for papper saya adalah yang berjudul Analisis Fenomenologi Perilaku Komunikasi Penggemar Sinetron Ikatan Cinta Terhadap Mahasiswa STISIPOL Candradimuka Palembang.




          I'm so excited! Betapa tidak, karena sinetron ini menduduki peringkat nomor 1 dengan penonton terbanyak sepanjang sejarah persinetronan indonesia. Dibuktikan dengan penghargaan dari Rekor MURI sebagai sinetron tayangan prime time dengan Audience Share tertinggi diatas 40% berturut-turut selama 100 hari. Sering disebut-sebut sebagai Drakor (drama korea) nya indonesia, sinetron ini pun sama hal nya seperti drakor kebanyakan yang mampu membuat para penonton terhanyut pada alur cerita dan para tokoh nya. Arya saloka dan Amanda manopo merupakan pemeran utama dalam sinetron tersebut yang terlihat menjalin chemistri sehingga peran mereka terasa nyata. Hal inilah yang memicu terbentuknya kelompok penggemar sinetron ikatan cinta. Namun, kelompok penggemar ini terbagi lagi menjadi dua golongan. Golongan penggemar positif dan penggemar negatif, atau disebut Toxic Fans. Dalam Makalah yang saya buat tersebut, dijabarkan bagaimana tindakan penggemar negatif yang merugikan tokoh-tokoh dalam sinetron tersebut. Dengan analisis fenomenologi, saya juga melihat toxic fans tersebut dari sudut pandang psikologi. 




           Tugas Makalah call for papper ini dikumpul paling lambat tanggal 29 Mei 2021 pukul 22.00 dan tidak boleh lewat dari waktu yang ditentukan tersebut jika tidak ingin mendapat nilai E dari Bu Nita. 
Sebenarnya saya sempat mengalami kesulitan saat ingin melakukan wawancara tehadap teman-teman saya sesama Mahasiswa Stisipol, dikarenakan keadaan pandemi saat ini yang mengharuskan kita untuk berada dirumah dan jangan keluar demi menekan angka penyebaran kasus Covid 19. Namun, dengan sedikit memaksa akhirnya teman saya yang akan saya jadikan narasumber, mau diajak bertemu di kampus. Proses wawancara sudah saya siapkan dari rumah sebelumnya, sehingga ketika kami bertemu, tidak ada kendala atau memakan waktu yang lama. Saya juga memanfaatkan waktu saya ketika berada di kampus, dengan mencari referensi di Perpustakaan. Saya juga membuat kartu perpustakaan untuk memudahkan saya jika ingin meminjam buku-bukunya. Sepulangnya saya kerumah, saya selalu menyempatkan waktu untuk menonton sinetron tersebut yang tayang di stasiun TV RCTI agar saya juga dapat merasakan euforia saat menontonnya. 




          Studi fenomenologi yang saya pakai dalam pembuatan makalah tersebut adalah salah satu metode penelitian komunikasi kualitatif yang artinya metode yang menekankan pada aspek pemahaman secara mendalam terhadap suatu masalah daripada melihat permasalahan untuk penelitian generalisasi. Metode penelitian ini lebih suka menggunakan teknik analisis mendalam yaitu mengkaji masalah secara kasus perkasus karena metodologi kualitatif yakin bahwa sifat suatu masalah akan berbeda dengan sifat masalah lainnya. Sedangkan studi fenomenologi itu sendiri merupakan sudut pandang yang fokus terhadap pengalaman-pengalaman individu dan interpretasi dunia. fenomenologi juga dimaknai sebagai metode dalam mencari makna-makna psikologis yang membentuk gejala melalui investigasi dan analisis contoh-cpntoh gejala yang dialami oleh partisipan. 

Jumat, 23 April 2021

Tiga Tahun Menjadi Mahasiswa STISIPOL CANDRADIMUKA

Cikal bakal berdirinya Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIPOL) Candradimuka adalah Akademi Publisistik Candradimuka Palembang (APCP) yang didirikan oleh Yayasan Seni dan Ilmu Pengetahuan (YASIP) pada tahun 1967. Sejalan dengan perkembangan pendidikan di tanah air maka pada tahun 1979 Akademi Publisistik Candradimuka Palembang (APCP) berubah nama menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Sosial (STIS) Candradimuka dengan dua jurusan yaitu: Jurusan Ilmu Komunikasi dan Ilmu Administrasi. Selanjutnya pada tahun 1985 Sekolah Tinggi Ilmu Sosial (STIS) Candradimuka berubah nama menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIPOL) Candradimuka, yang terdiri dari empat jurusan yaitu: Jurusan Ilmu Komunikasi, Jurusan Ilmu Administrasi Negara, Jurusan Ilmu Kesejahteraan Sosial dan Jurusan Ilmu Politik.

 

 Jurusan Ilmu Komunikasi di Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Politik (STISIPOL) Candradimuka Palembang dimulai sejak Sepetember 1967. Adalah juga sejarah Stisipol Candradimuka Palembang. Sejak berdirinya Akademi Publisistik Candradimuka Palembang (APCP). Akademi ini menjadi inspirasi berdirinya Jurusan Ilmu Komunikasi STISIPOL Candradimuka Palembang sekarang melalui berbagai perkembangan dan perubahan-perubahan menjadi APCP tahun 1972. STIS Candradimuka Palembang 1979, dan STISIPOL Candradimuka Palembang pada tahun 1984. Setiap perkembangan itu Jurusan Ilmu Publikasi yang sekarang menjadi Ilmu Komunikasi selalu ada dan terus diminati masyarakat. Saat itu APCP yang menempati sebuah ruko di Jalan TP Rustam Effendi Palembang mempunyai mahasiswa angkatan pertama yang berjumlah 60 orang yang 30 orang diantaranya merupakan wartawan beberapa surat kabar daerah Palembang. Dari 60 orang angkatan pertama ini, hanya 30 orang yang sukses mengakhiri perkuliahan mereka dengan mengikuti ujian sarjana muda. Berdasarkan SK Kepala Dinas Perguruan Tinggi Swasta dan Kedinasan, tanggal 15 April 1970 APCP naik statusnya dari izin operasional menjadi terdaftar. 

Berbicara tentang STISIPOL Candradimuka tentunya saya ingin membagikan pengalaman saya menjadi mahasiswi aktif di STISIPOL Candradimuka dari 2018 hingga sekarang. Tak terasa sudah memasuki tahun ketiga saya menduduki bangku perkuliahan di STISIPOL CANDRADIMUKA. Hal yang dilalui pun amat sangat beragam, tidak hanya hal-hal menarik tapi ada pula hal sedih yang harus diterima. Daripada penasaran yuk ikutan baca pengalaman aku selama 3 tahun menjadi mahasiswa STISIPOL CANDRADIMUKA.

1.Motivasi utama menjadi mahasiswa Ilmu Komunikasi STISIPOL Candradimuka

 

Sebelumnya berkuliah di STISIPOL Candradimuka, saya pernah berkuliah di Universitas Tridinanti tapi hanya bertahan 2 tahun saja karna saya tidak nyaman dengan jurusan yang saya dan saya memutuskan untuk pindah kuliah namun belum pasti jurusan apa yang akan saya ambil. Setelah 2 bulan dilewati akhirnya orang tua dan saya setuju untuk mengambil Ilmu Komunikasi karna mengingat meningkatnya perkembangan komunikasi di era sekarang dan yang akan datang. Hingga akhirnya mendapatkan rekomendasi dari teman kalau jurusan Ilmu Komunikasi di STISIPOL Candradimuka sudah mumpuni mengingat STISIPOL Candradimuka adalah kampus pertama di Sumatera Selatan yang ada jurusan Ilmu Komunikasi dan banyak dari mereka yang merupakan alumni dari STISIPOL Candradimuka dengan profesi yang menarik dan seru seperti menjadi News Anchor, Travel Blogger, Youtuber dan Public Relation. Sehingga saya termotivasi untuk berkuliah di STISIPOL Candradimuka agar bisa eksis di dunia Media.

2. Mata kuliah dan Dosen paling berkesan selama kuliah

 

Selama berkuliah di STISIPOL Candradimuka banyak sekali pelajaran baru yang saya dapatkan tentunya mulai dari memahami dasar dari Ilmu Komunikasi itu sendiri, mengulik tentang sebuah film, radio hingga menjalankan usaha kecil-kecilan. Tapi mata kuliah yang paling berkesan untuk saya adalah Sinematografi yang diampu oleh dosen Sumarni Bayu Anita,S.Sos, M.A.. Karna untuk pertama kalinya mencoba membuat film pendek karya sendiri yang tentunya tidaklah mudah dan pada akhirnya lebih bisa menghargai sebuah film karya orang lain yang tentunya menggunakan aspek-aspek sinematografi dan telah melewati proses yang sangat panjang.

3. Prestasi atau pengalaman paling berkesan selama kuliah

 

Selama berkuliah saya tidak banyak mengikuti kegiatan kampus seperti organisasi dll karna jadwal diluar kuliah yang tidak fleksibel. Tapi walaupun demikian saya sangat aktif di akademis dan tugas yang diberikan oleh dosen. Sehingga saya selalu bisa mendapatkan nilai yang memuaskan dan mendapatkan pengalaman baru saat mengerjakan tugas-tugas yang diberikan oleh dosen. Contohnya adalah saat mengikuti kegiatan Table Manner yang dilaksanakan di Harper Hotel Palembang. Sungguh kegiatan bermanfaat dan tidak terpikir sebelumnya untuk mengikuti kegiatan Table Manner. Semoga setelah ini bisa nyobain ya fine dining dengan menerapkan ilmu yang di dapat dari Table Manner bersama teman kuliah.

Well, sampai sini dulu cerita tentang pengalaman saya selama menjadi mahasiswa di STISIPOL Candradimuka selama 3 tahun ini. Semoga bisa menarik hati kalian untuk semangat dan mendalami Ilmu Komunikasi dan semoga saya bisa secepatnya menyelesaikan kuliah saya agar bisa bekerja di tempat yang diimpikan aamiin. Sampai ketemu di tulisan saya selanjutnya teman-teman. Allas bless us

 

Sabtu, 27 Maret 2021

Pengalaman saya membaca skripsi di Perpustakaan STISIPOL candradimuka

          Secara garis besar, perpustakaan adalah suatu ruangan atau bangunan yang berisi buku buku koleksi dan diatur serta disusun sedemikian rupa sehingga mudah dicari dan dipergunakan oleh para pembaca. Perpustakaan adalah tempat mengembangkan informasi dan pengetahuan yang dikelola oleh suatu lembaga pendidikan, sekaligus sebagai sarana edukatif untuk membantu memperlancar pendidik dan peserta didik dalam kegiatan belajar mengajar.

(Suasana perpustakaan STISIPOL Candradimuka)


     Bicara tentang perpustakaan, saya juga memiliki pengalaman menarik setelah mengunjungi perpustakaan di kampus STISIPOL Candradimuka Palembang. Setelah sekian lama tidak mengunjungi perpustakaan akhirnya saya mengunjungi perpustakaan lagi, mengingat sebentar lagi saya akan menyusun skripsi jadi memerlukan banyak referensi. Menurut saya, perpustakaan di STISIPOL nyaman, bersih, dingin, luas dan penjaganya ramah-ramah, membuat saya menjadi betah berlama-lama di perpustakaan. Selain itu buku-bukunya tersedia sangat lengkap sehingga kita tidak akan kesusahan mencari buku-buku yang akan kita baca.      

(Beberapa Skripsi yang sudah saya analisis)

          Ada beberapa judul skripsi di perpustakaan tersebut yang menarik perhatian saya, alasan nya karena topik penelitiannya membuat saya kagum. Salah satu nya adalah pembahasan masalah Seorang tokoh masyarakat yang dulunya mempunyai masa lalu kontroversial, namun sekarang menjadi inspirasi para wanita. Dianalisis dalam judul Brand Ambassador dalam kosmetik halal yang disusun oleh Devi faradila. Saya yakin bahwa skripsi-skripsi yang tersedia, sangat membantu saya dalam mendapatkan inspirasi untuk Judul dan bahan penelitian pada skripsi saya nanti.
          Karena intensitas saya yang tinggi dalam mengunjungi perpustakaan akhir-akhir ini, maka saya membuat Kartu perpustakaan. Kartu perpustakaan adalah tanda pengenal yang harus dimiliki oleh anggota perpustakaan, kegunaannya adalah agar dapat meminjam buku yang terdapat diperpustakaan tersebut. 

(Tampilan kartu anggota perpustakaan STISIPOL Candradimuka Palembang)

          Perpustakaan adalah tempat yang tenang, sehingga kita dilarang untuk meninggikan volume suara apalagi sampai membuat keributan. Sebab membaca itu membutuhkan konsentrasi agar dapat memahami isi yang terkandung dalam buku yang kita baca. 
          Diperpustakaan tersebut saya juga pernah beberapa kali mengabadikan momen dengan smartphone saya, untuk di posting di Feed Instagram. Tentunya dengan Caption mengajak followers saya agar lebih sadar untuk membaca. Karena membaca adalah jendela dunia. Berikut salah satu Photo saya;

(Saya sedang berdiri diantara Rak buku perpustakaan sambil memegang buku)

          Demikianlah pengalaman saya ketika membaca di perpustakaan. Saya merasa bahwa membaca adalah kegiatan yang positif dan dapat menambah wawasan. 






4 Skripsi Mahasiswa Ilmu Komunikasi STISIPOL Candradimuka dengan metode Penelitian Komunikasi Kualitatif Periode Tahun 2015-2020 Keren Menurut Addin Ihdina Wafiq

          Skripsi adalah istilah yang digunakan di Indonesia untuk mengilustrasikan suatu karya tulis ilmiah berupa paparan tulisan hasil penelitian sarjana S1 yang membahas suatu permasalahan/fenomena dalam bidang ilmu tertentu dengan menggunakan kaidah-kaidah yang berlaku. Dalam penulisan skripsi, mahasiswa dibimbing oleh satu atau dua orang pembimbing yang berstatus dosen pada perguruan tinggi tempat mahasiswa kuliah. Untuk penulisan skripsi yang dibimbing oleh dua orang, dikenal istilah Pembimbing I dan Pembimbing II. Biasanya, Pembimbing I memiliki peranan yang lebih dominan bila dibanding dengan Pembimbing II.

Adapun proses penyusunan skripsi adalah sebagai berikut:
1. Pengajuan judul skripsi/meminta topik skripsi dari dosen
2. Penelitian dan bimbingan skripsi
3. Seminar
4. Sidang
5. Revisi

Nah, kali ini Saya akan menganalisis 4 Skripsi Mahasiswa di STISIPOL Candradimuka jurusan Ilmu komunikasi yang Keren menurut saya sendiri. 

(Strategi komunikasi pemasaran sales penjualan produk susu SGM dalam meningkatkan pendistribusian secara merata oleh PT Tigaraksa satria, Tbk. Palembang)

          Skripsi yang disusun oleh Apriyanti Sabaria dan dibimbing oleh Dosen Marleni,M.I.Kom setebal 99 halaman yang di Sah kan pada tanggal 8 Juni 2020 ini adalah skripsi Pertama yang menarik perhatian saya karena mengulik Strategi komunikasi pemasaran dari Perusahaan besar dan berpengaruh. Strategi adalah perencanaan dan manajemen untuk mencapai tujuan. Setiap perusahaan memiliki strateginya masing-masing dalam meningkatkan penjualan, agar pendistribusian menjadi rata, agar apa yang dipasarkan oleh perusahaan dapat diterima oleh Masyarakat. Dalam penelitian ini, peniliti menggunakan penelitian deskritif kualitatif yang berguna untuk memberikan fakta dan data mengenai strategi komunikasi pemasaran yang kemudian dianalisis berdasarkan teori konstruktivisme. Kemudian data dikumpulkan dengan cara observasi. 
          Dokumentasi dan wawancara secara langsung dengan para key informant yang terdiri dari kepala cabang PT Tigaraksa Satria, Tbk. Palembang, Sales, dan konsumen (pihak toko). Berdasarkan penelitian yang peneliti lakukan analisis penelitian ini didapatkan hasil sebagai berikut; setiap sales PT Tigaraksa Satri, Tbk. Palembang sudah dibekali dengan pengetahuan mengenai strategi yang tepat, selalu mendapatkan pelatihan secara langsung baik dari Assisten atau Kepala cabang, memonitoring untuk kebutuhan stock agar menghindari kekosongan, dan selalu menjalin hubungan baik dengan konsumen (pihak toko) bila semua itu telah ada maka pendistribusian yang dilakukan akan dengan mudah mendapatkan hasil yang baik sesuai dengan tujuan dari perusahaan. Fokus penelitian berdimensi Persuasif  dan Indikatornya berupa Konsumen dan transaksi. Maka kesimpulan dari penelitian ini adalah setiap sales mempunyai tugasnya masing-masing dalam meningkatkan penjualan, karena sales merupakan ujung tombak dari keberhasilan suatu perusahaan. 

(Studi fenomenologi penggunaan Baso Palembang dalam konteks komunikasi antar pribadi di Kota Palembang)

          Skripsi kedua yang saya analisis disusun oleh Kgs M Agus Muslim, dengan Dosen Pembimbing 1 adalah Budi Santoso, S. Sos, M. Comn, dan Dosen pembimbing II Junaidi, S. Psi, M. Si di Sah kan pada tanggal 30 November 2016 sebanyak 80 halaman. Menurut saya pribadi, sebagai anak yang terlahir campuran Palembang - jawa, saya tertarik untuk megetahui lebih dalam mengenai kebudayaan daerah asal ayah saya ini. Sebab saya lebih condong familiar terhadap bahasa dan adat jawa dikehidupan sehari-hari bersama keluarga. Pada skripsi ini perumusan masalahnya adalah penggunaan Baso Palembang dalam konteks komunikasi pribadi antara orang tua dan anak yang bertujuan untuk mengetahui penggunaan Baso Palembang. 
          Kebudayaan masyarakat terhadap bahasa asli kota Palembang yang selama ini diketahui atau digunakan untuk berkomunikasi adalah bahasa sehari-hari melainkan bukan bahasa aslinya yaitu Baso palembang. Sumber informan dalam penelitian ini adalah keluarga Kms. Anwar beck yang berdomisili di Bukit, kota Palembang. Metode yang digunakan adalah analisis kualitatif. Teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dimensi fokus penelitian adalah interaksi sosial, yang indikatornya yaitu Persamaan, hubungan, kesepakatan, kepedulian. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan Baso palembang itu jarang digunakan karena memang banyak orang Palembang tidak mengetahui apa itu Baso Palembang. Baso palembang itu adalah bahasa yang ditujukan oleh anak kepada orang tua dan juga sering dipakai untuk acara mengunduh mantu atau lamar melamar. 

(Eksploitasi tubuh wanita dalam film comic 8)

          Skripsi ketiga ini berkaitan dengan diri saya sendiri yang merupakan seorang perempuan. karena membahas tentang eksploitasi tubuh wanita yang ditampilkan secara verbal maupun non verbal didalam sebuah film yang bergenre komedi. Skripsi yang disusun oleh Amalia pratami, dengan dosen pembimbing 1 Budi santoso S.Sos, M.Comn, dan dosen pembimbing II Dra. Lisdiana M.Si di Sah kan pada 21 November 2017 sebanyak 82 halaman tersebut mengangkat tentang para tokoh perempuan dalam film yang digambarkan memiliki sensualitas yang tinggi. Comic 8 merupakan film yang rilis pada 29 Januari 2014. Bercerita tentang delapan pasien rumah sakit jiwa yang sengaja di cuci otak untuk melakukan suatu perampokan di sebuah Bank. Berdurasi 105 menit. Berdasarkan latar belakang diatas, rumusan masalah nya adalah bagaimana penggambaran perempuan dilihat dari sisi subjek-objek dan posisi pembaca atau penonton dalam film tersebut. 
          Metode yang digunakan adalah metode analasis wacana kritis Sara mills yang memfokuskan perhatiannya pada wacana feminimisme. Bagaimana wanita ditampilkan dalam teks, baik dalam  novel, film, foto maupun berita. Teori feminimisme bagai landasan dari wacana Sara Mills yang menitikberatkan pada perempuan. Kesimpulannya adalah, posisi subjek adalah orang pertama dan pencerita. posisi objek adalah sang aktor perempuan yg tereksploitasi tubuhnya. dan posisi pembaca adalah menganggap itu hanyalah sebuah keindahan dan menjadi konsumsi publik. Baiknya produser film tidak mengeksploitasi tubuh perempuan secara berlebihan karena dapat merusak moral, dan perempuan sebagai subjek hendaknya dapat memilah peran yang baik.

                                         (Brand ambassador dalam iklan kosmetik Halal)

          Disusun oleh Devi paradila D. dengan dibimbing Dosen Icuk M. Sakir S.Sos M.Si dan pembimbing II Sumarni Bayu Anita S.Sos Ma, skripsi ini telah Lulus uji pada 12 Mei 2015 oleh beberapa dosen penguji. Penelitian dalam skripsi ini diangkat karena semakin maraknya produk kosmetik kecantikan yang bermunculan diberbagai media, terutama di media televisi. Salah satu yang paling cepat mempengaruhi adalah iklan televisi. maka akan dibahas makna dari setiap visual atas keterkaitan hubungan Brand ambassador dengan produk kosmetik yang berlabel halal. Wardah merupakan produk kosmetik halal produksi Indonesia. Wardah kerap gonta ganti wajah Brand ambassador nya, tapi satu ciri khas yang tidak dihilangkan adalah Subjek yang dipakai selalu mengenakan kan Hijab dan memiliki image yang baik. Namun kali ini, wardah bekerja sama dengan wajah baru yaitu Dewi sandra yang notabene nya memiliki kontroversi masalalu. 
          Pada penelitian ini semiotika model Roland Barthes menjadi tekhnik analisis data dan menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil dari penelitian ini malah menunjukkan bahwa Dewi sandra tetap dapat mempertahankan image Wardah. Bahkan semakin memperkuat minat masyarakat terhadap produk kosmetik halal. Karakter Dewi sandra yang sekarang  mampu menjadi inspirasi bagi kaum wanita yang lain khusus nya para muslimah untuk tampil percaya diri dan mandiri serta memicu untuk dapat berubah menjadi lebih baik. Fokus penelitian adalah persuasif, dengan indikator Konsumen dan transaksi. Kesimpulannya adalah Penciptaan karakter muslimah yang menampilkan Dewi sandra sebagai modelnya, memberikan kontribusi baru dalam dunia hijab yang berperan sebagai Brand Ambassador wardah terlepas dari segala kontroversi masalalu nya, namun berhasil menciptakan karakter tersendiri. 

           Itulah 4 Skripsi Mahasiswa Ilmu komunikasi STISIPOL Candradimuka yang keren menurut Saya. Saya harap Analisis yang saya buat tentang beberapa skripsi ini, sedikit banyak dapat memberikan informasi dan referensi kepada kalian para pembaca. Semoga kita semua selalu sehat dan bahagia. Sampai jumpa ditulisan-tulisan saya berikutnya. Terima kasih!

Kamis, 22 Oktober 2020

10 Brand UMKM Keren Menurut Addin Ihdina Wafiq

Halo semuanya, ketemu lagi sama tulisan aku, kali ini aku akan ngebahas tentang produk-produk UMKM yang ada di sekitar aku. Mulai dari makanan, minuman, produk kecantikan sampai minuman kesehatan dan kerajinan tangan bakal aku bahas disini. langsung aja yuk cek 10 Brand UMKM keren yang ada di Palembang.

1. Makanan Khas Palembang



Nah kalo produk satu ini tentunya tidak asing lagi untuk kalian yang tinggal di Palembang maupun diluar Palembang, ya tentu saja makanan Khas Palembang ini adalah Pempek. Banyak sekali yang menjual makanan ini di Palembang, tapi yang membuat saya tertarik untuk mengulas Pempek Kimi 71 ini karena ownernya sendiri yang bernama Vivi Febriyanti ini merupakan teman dekat saya dan juga tentunya karna rasa pempeknya ini yang enak dan lembut. Pempek Kimi 71 ini baru berdiri tahun 2020 pada bulan september, Vivi selaku owner memang sangat gemar memasak terlebih lagi sekarang setelah menikah dia berhenti bekerja dan hanya fokus mengurus anak, sehingga tercetuslah ide untuk menjual makanan yang sangat digemari di palembang dan tidak tergeser oleh zaman yaitu pempek. Pempek Kimi 71 ini beralamat di Jalan Talang Keramat Perumahan Graha Taman Lestari No. 104 blok D dan juga buka di Indramayu. Pempek Kimi 71 menyediakan Pempek Adaan, Keriting, Telur, Kulit, Lenjer, Pempek Dos, Mie Celor dan Tekwan. Nah untuk kalian yang berminat untuk mencoba pempek Kimi bisa langsung kepoin Instagramnya di @pempekkimi71 



2. Produk Kue/Cake

                                        

    
Pancake durian adalah makanan ringan berupa puree daging durian dan vla atau krim kocok yang dibalut dengan kulit crepes atau dadar gulung. Panganan ini pertama kali dipelopori oleh pedagang-pedagang kue rumahan di Kota Medan, dan lambat laun tersebar di kota-kota lain di Indonesia, seperti Jambi, Semarang, Jakarta, dan termasuk di Palembang. Di palembang sendiri yang menjual pancake durian dengan rasa yang enak dan daging durian yang tebal adalah Pancake qiu. Pancake Qiu berdiri sejak tahun 2016 dimulai dengan berjualan online, mengikuti stand-stand makanan, hingga sekarang membuka stand di PIM. Ody selaku owner awalnya merintis bersama teman-temannya siapa sangka Pancake nya sekarang hits dan laris manis. Selain pancake durian, ody juga menjual Miles Crepes Durian yang highly recommended karna rasanya yang sangat enak dan bisa dijadikan sebagai kue ulang tahun atau hadiah untuk temen-teman yang lagi ultah. Untuk kalian yang kepo sama produknya langsung kepoin aja instagramnya di @pancake_qiu.



3. Produk Makanan Kekinian



Makanan kekinian satu ini wajib banget kalian cobain, makanan berbahan dasar ketan ini juga bisa naik kelasss tentunya didampingi dengan topping-topping kekinian dan wevvah. Ketan Susu namanya. Di Palembang Ketan Susu yang jadi juara yaitu di Ketan Susu Uji Mak Aku. Dari namanya saja sudah unik ya, apalagi rasanya. Ketan susu Uji Mak Aku terletak di Jalan Mayor Salim Batubara, sempat berpindah-pindah lokasi akhirnya Ketan Susu Uji Mak Aku buka di jalan Maysabara. Ketan Susu Uji Mak Aku didirikan oleh 7 pemuda yang bingung mencari tempat tongkrongan dan akhirnya memilih untuk membuka sendiri dengan konsep makanan yang berbeda. sedangkan ibu yang menjadi icon di Ketan Susu Uji Mak Aku adalah orang tua dari salah satu founder yaitu Sulaiman Muhammad. Untuk bisa mencicipi Ketan Susu ini kalian bisa pesan di GoFOOD atau GrabFood dan bisa langsung ke tempat di Jalan Mayor Salim Batubara atau kepoin IG nya untuk melihat varian menu yang bermacam-macam di @ketansusu.ujimakaku





4. Produk Minuman Kopi



Untuk minuman kopi yang ada di Palembang tentunya sudah sangat banyak sekali yang menjamur, mulai dari kopi susu sampai kopi kekinian. Untuk minuman kopi yang saya akan bahas adalah produk dari Ghouse. Ghouse merupakan kedai kopi hits dan nyaman yang terletak di jalan Anggar No.16 Palembang. Nama Ghouse sendiri diambil dari Inisial owner yang bernama Galih Liyandi yang merupakan teman saya sendiri. Ghouse memiliki berbagai macam minuman yang enak mulai dari kopi sampai mojito. Untuk minuman kopi yang rekomended di Ghouse adalah Kopi G. Rasa Creamy dari fresh milk dan rasa autenthic dari kopi pilihan membuat minuman ini banyak dipesan di Ghouse. Untuk mencoba Kopi G ini kalian bisa memesan melalui GoFood atau bisa langsung saja ke kedai dan sebelumnya jangan lupa untuk kepoin Instagramnya di @ghouse



5. Produk Minuman Kekinian


    Drink Me merupakan minuman kekinian yang ada di Palembang yang beralamat di jalan sekip bendung gg lobend. Drink me berdiri sejak tahun 2018 dengan owner bernama Riyin dan Apek. Mereka membuka usaha ini dikarnakan melihat maraknya minuman kekinian yang menjamur di Palembang sehingga mereka tertarik untuk berjualan. Selain minuman, mereka juga menjual makanan yang tak kalah kekinian. Untuk 1 botol drink me dibanderol harga 12-15 ribu rupiah saja. untuk varian drink me yaitu Lychee Yakult, Thai Tea, Red velvet, Matcha Latte dll. Jangan lupa kepoin Instagramnya di @minumakuhehe



6. Produk Minuman Kesehatan



D'Jamoe merupakan pelopor jamu dalam kemasan pertama yang ada di Palembang. D'Jamoe berdiri sejak tahun 2016 dan didirikan oleh Ben dan teman-temannya. D'Jamoe sendiri memiliki banyak khasiat terutama untuk perempuan dan tentunya aman karena sudah berBPOM dan halal MUI. D'Jamoe terdiri dari Jamu Kunyit Manjakani, Jamu Pinang Manjakani dan Basuhan Manjah. Untuk 1 botol jamu dibanderol dengan harga 15K. D'Jamoe belum memiliki toko secara offline, hanya membuka secara online melalui GoSend atau order via Instagram di @djamoe_plg atau bisa langsung ke rumah produksi di jalan makrayu lorong walet mas no.2509.




7. Produk Kerajinan Khas Palembang




Nah, di Laquina.id kalian bisa nemuin masker cantik dan lucu karena beda dari masker-masker lainnya. Laquina.id menjual masker dengasn motif jumputan khas dari palembang dengan beragam warna. jaman sekarang susah banget cari kerajinan khas Palembang karena mahal dan kurang diminati. Tapi masker jumputan dari Laquina.id bisa bikin penampilan kamu makin keren dan tentunya harganya murah banget hanya dengan 10K kalian bisa pakai jumputan khas Palembang. Laquina sendiri berdiri sejak tahun 2014 yang berlokasi di jalan Ariodillah, dengan owner bernama Quin dan Xena yang merupakan kakak beradik. Dengan kondisi Covid-19 seperti ini quin dan adiknya menemukan ide untuk menjual masker yang antimainstream dan tentunya melestarikan Palembang. kalau kalian kepo dengan koleksi masker-masker dari quin langsung kunjungi IG nya di @laquina.id.





8. Produk Kerajianan Tangan




Kerajinan tangan satu ini bakal bikin kalian jadi keren banget! karena kerajinan tangan satu ini lagi hits banget tahun ini. Dikarenakan dimasa pandemi seperti ini kaum millenials memutar otak agar tidak bosan dirumah saja. Jadi, Natasya Olivia selaku owner dari tokoeca.co membuat kerajinan tangan dengan metode tie dye dengan menggunakan baju atau hoodie. Natasya membuat sendiri motif tie dye nya dengan berbagai macam warna. Baju-baju dari Natasya ini diproduksi dirumah Natasya sendiri di daerah bukit kecil. Untuk melakukan pemesanan bisa memalui shopee atau via instagram di @tokoeca.co




9. Produk Fashion



Di Hijab set masker, kalian bisa pakai hijab 1 set dengan masker yang motifnya elegant dan bagus-bagus banget. Untuk pembelian hijab itu udah termasuk free maskernya kok jadi kalian ga perlu bayar lagi buat dapetin maskernya. Untuk bahannya hijab ini adem banget tapi tidak nerawang. Owner dari hijab set palembang ini adalah Milah yang juga sebagai teman saya, dia mulai membuka usaha hijab ini di bulan ini di tahun 2020. Untuk pemesanan kalian bisa pesan memalui IG di @hijabsetmasker atau di rumah produksi di jalan bendungan dalam.





10. Produk Kosmetik/Body Care



Finally, kalau ini sih surganya para cewek-cewek ya. cewek mana sih yang ga demen dikasih kosmetik sama dikasih body care?
Aku punya rekomendasi olshop yang trusted ngejual kosmetik dan body care yang lagi hits dan tentunya original. di Eyco Beaute kalian bisa nemuin berbagai macam kosmektik sampe Skincare dengan harga murah dan banyak promonya. Eyco Beaute ini ownernya ramah banget jadi kalian ga perlu segan buat nanya-nanya dan konsultasi sama ownernya yang kebetulan juga temen aku nih. Namanya Chyntia. Eyco Beaute ini dia rintis bareng pacarnya setelah dia memutuskan untuk resign dari pekerjaannya sekitar 2 tahun lalu. Dan eyco beaute ini juga udah banyak banget loh customernya. Untuk pemesanan bisa langsung dateng kerumah yang berlokasi dijalan Sei Betung YKP 1 atau dm melalui instagramnya di @eyco.beaute




Nah, sampe sini dulu ya tulisan aku tentang 10 UMKM keren yang ada di Palembang. Semoga bisa bikin kalian termotivasai buat ikutan buka usaha dan bisa jadi referensi kalian buat jajan makanan dan minuman kekinian atau mau hangout sama temen dan gebtean. Semoga kalian tertarik untuk baca tulisan aku, sampe ketemu di tukisan aku yang berikutnya ya, see you.

Jumat, 03 April 2020

Cara Kreatif Belajar Sinematografi dari Rumah di Tengah Pandemi Covid-19"



Halo teman-teman onlineku dimanapun kalian berada, semoga kita semua tetap dilindungi oleh Allah SWT aamiin. Kali ini terasa berbeda ya karena kita semua hampir diseluruh dunia sedang di uji oleh Tuhan. Dunia kita sedang diserang Virus berbahaya yang bernama Corona atau Covid-19. Virus ini telah memakan banyak korban hampir diseluruh belahan bumi ini tak terkecuali di Indonesia. Tercatat per tanggal 3 April 2020: sebanyak 1.986 orang yang positif corona , sebanyak 181 orang yang meninggal dunia dan 134 orang yang berhasil sembuh. tentunya ini angka yang melonjak untuk kasus Corona di Indonesia dari yang awalnya hanya ada 2 orang saja yang dinyatakan positif Covid-19.

Penyebarannya sangat cepat dan tidak mengenal status sosial, gender, dan umur. Siapa saja bisa terserang virus ini melalui percikan air liur ketika seseorang yang sudah terinfeksi bersin atau batuk. Orang dengan jarak kurang dari dua meter bisa tertular apabila si terinfeksi virus Corona bersin atau batuk tanpa memakai masker. Jadi sangatlah penting untuk kita semua menjaga kebersihan di manapun kita berada. Mulailah rajin mencuci tangan dengan sabun setiap 1 jam sekali, memakai masker bila merasa sedang tidak sehat, minum air putih secara teratur, tetaplah berada dirumah dan gunakan siku ketika sedang batuk atau bersin.Mulailah dan terapkan langkah-langkah ini agar kita terhindar dari Covid-19.


PENTINGNYA SOCIAL DISTANCING


Dengan adanya Covid-19 ini, WHO memerintahkan kepada semua negara untuk menerapkan Social Distancing demi terputusnya mata rantai penyebaran virus ini. Pemerintah Indonesia telah menerapkan Social Distancing ini sejak 2 minggu yang lalu dan ada juga beberapa wilayah di Indonesia telah melalukan lockdown . Adanya Social Distancing ini menyebabkan para pekerja untuk bekerja dari rumah (work from home) dan semua pelajar tanpa terkecuali juga belajar dari rumah melalui kelas online. Termasuk aku pun juga melakukan Social Distancing mengikuti kelas online yang telah diterapkan oleh kampusku. Tentunya tidak mudah untuk kita semua bisa bertahan dengan Social Distancing ini, ada kala kita merasa jenuh dan bosan karena tidak bisa keluar rumah untuk jalan-jalan, nongkrong dan bertemu teman kampus. 


WORK FROM HOME 


Karena kampusku telah melakukan Work From Home kurang lebih 2 pekan, aku mulai terbiasa dan sudah merasa bosan. Tapi selama work from home dan mulai kelas online aku sangat tertarik dengan mata kuliah Sinematografi, karna menurutku mata kuliah ini sangat menyenangkan meskipun banyak sekali pemahaman tentang Sinematografi yang belum aku ketahui. Tapi aku bisa sangat mudah untuk mengakses informasi tentang Sinematografi melalui internet dan mendapatkan pengetahuan Sinematografi melalui buku "Memahami Film edisi 2" dari Himawan Pratista.




Nah untuk mengatasi rasa malas dan bosan ketika belajar Sinematografi aku punya cara kreatif nih untuk teman-teman onlineku yang sedang ikutan belajar online dari rumah. Kalian bisa ikutin cara aku agar tidak malas dan bosan untuk belajar Sinematografi yaitu dengan cara mencoba bikin makanan sendiri untuk menemani belajar online kalian sambil menonton film. Kenapa harus menonton film? karena film merupakan bagian dari Sinematografi, setelah menonton film kalian bisa mereview dan menentukan unsur-unsur apa saja yang terdapat di film yang telah kalian tonton. Selain itu, menonton film juga bikin kamu terhindar dari godaan keluar rumah karena kita harus tetap menerapkan Social Distancing. Dan agar menontonmu lebih menarik, cobalah untuk membuat cemilan sendiri untuk menemani menonton filmmu. Jadi kalian tetep bisa kreatif meskipun cuma belajar dari rumah dan menonton film. Selamat mencoba






Minggu, 19 Mei 2019

Seminar Cafifest

 Hasil gambar untuk seminar cafifest di stisipol candradimuka

Seminar Cafifest 2019

Halooooooo, welcome back to Cafifest!!!!! Tentunya ini yang sangat ditunggu-tunggu mahasiswa Stisipol Candradimuka ya. Selain festival film pendek di acara ini juga ada stand food yang diisi oleh mahasiswa mahasiswi stisipol yang menjual berbagai macam makanan, minuman dan berbagi keseruan.



Tak hanya itu sebelum festifal film dimulai, Stisipol juga mengadakan seminar untuk lebih menambah wawasan mahasiswa disini. Seminar merupakan seperti kegiatan wajib yang harus diadakan di moment-moment tertentu di Stisipol Candradimuka terutama bagi anak jurusan Ilmu Komunikasi.

 Hasil gambar untuk seminar cafifest di stisipol candradimuka

Talkshow Film dan Screening Film ini dengan Tema Peran Sineas Muda terhadap Perkembangan Film Pendek di Sumatera Selatan oleh Narasumber yang berkompeten didalam bidangnya yaitu :
1. Bapak. Dr. Yuyung Abdi, S.Si, M. Med.Kom
2. Bapak. Rifqi (Layar Taman)
3. Bapak Dilmai Putra, M.Sn
 dan dimoderatori oleh Ibu Sumarni Bayu Anita, S.Sos, M.A
 
 Dan malam harinya, dimana merupakan puncak acara yaitu Screening Film Pendek yg dilombakan, sekaligus pengumuman Juara Film Pendek tingkat Mahasiswa/Umum. Untuk pemenang lomba film pendek sebagai berikut :

Genre Action :
1. Tekanan
2. Si Putih yang

Genre Comedy :
1. Enggak Ori
2. Mutiara dan Terumbu Karang

Genre Horor:
1. Paranoid
2. Mata Batin

Genre Legend :
1. Si Pahit Lidah
2. Kemaro Island

Genre Drama :
1. Last (CnB Production)
2. Kampanye (Ruang Cahaya)

Seminar Komunikasi Seru

Hai semua, kembali lagi nihhh. oh iya kali ini aku mau cerita tentang tugas kuliah aku nih. kali ini kita disuruh bikin event apa aja dan kami memilih untuk ngadain Seminar Komunikasi. Acaranya kemarin seru banget loh guys, ternyata kita bisa bikin event ini bersama-sama padahal ini pertama kalinya kita bikin seminar. Seminar ini kita adain di Dunkin Donuts Demang yang diisi dengan narasumber kece dan berkompeten loh, ada ibu Sumarni Bayu Anita selaku dosen mata kuliah PR, Allen delon Marketing PAL TV dan Yuanita Sari sebagai Kepala divisi Humas Komunitas Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Bina Darma Palembang dan Seminar kita ini mengambil tema "Menuju Kesuksesan dengan Unggul Berkomunikasi di Era Digital". Ternyata banyak anak millenial yang antusias terhadap seminar seperti ini diharapkan kedepan generasi millenial tidak hanya pandai dalam dunia fashion tetapi juga harus pandai berkomunikasi dengan bijak. Kami juga berharap agar kami bisa lebih sering mengadakan seminar seperti ini untuk menambah wawasan, sosialisasi dan jaringan kami diluar sana. Untuk teman-teman yang telah bekerja sama untuk seminar ini saya ucapkan terima kasih atas kerja keras dan kekompakan kita. Semoga kita bisa selalu bekerja sama dalam hal apapun.

Etika PR

Hasil gambar untuk etika public relations

1. Etika Dalam Kegiatan Public Relations
Telah kita ketahui ciri hakiki manusia bukanlah dalam hal pengertian wujud manusia (human being), melainkan proses rohaniah yang tertuju kepada kebahagiaan yang menyangkut watak, sifat, perangai, kepribadian, tingkah laku dan lain-lain, serta aspek-aspek yang menyangkut kejiwaan yang terdapat dalam diri manusia (Soekotjo, 1993:102).
Menurut Soekotjo (1993), karena itu dalam konteks hubungan di Indonesia, yang baik terlebih lagi sebagai insan PR, maka akan tampak betapa pentingnya faktor etika. Disebut orang penting karena sebelum melaksanakan hubungan manusia, sikap etis harus tercermin terlebih dahulu pada diri seorang humas yang profesinya banyak menyangkut hubungan manusia.
Terlebih lagi sebagai manusia Indonesia, yang sifat paternalistiknya masih tampak di mana-mana, sikap etis seorang pemimpin terhadap bawahannya menjadi sangat penting karena seorang pemimpin harus mencerminkan sikap seorang panutan yang akan disegani oleh bawahan dan rekan-rekan sekerjanya. Aturan pertama dan pokok dari segala etika: Do what you want from others do to you?.
Dalam hubungannya dengan kegiatan manajemen perusahaan sikap etislah yang harus ditunjukkan seorang humas dalam profesinya sehari-hari. Seorang humas harus menguasai etika-etika yang umum dan tidak umum antara lain:
1) Good communicator for internal and external public
2) Tidak terlepas dari faktor kejujuran (integrity) sebagai landasan utamanya
3) Memberikan kepada bawahan/karyawan adanya sense of belonging dan sense of wanted pada perusahaannya (membuat mereka merasa diakui/dibutuhkan)
4) Etika sehari-hari dalam berkomunikasi dan berinteraksi harus tetap dijaga
5) Menyampaikan informasi-informasi penting kepada anggota dan kelompok yang berkepentingan
6) Menghormati prinsip-prinsip rasa hormat terhadap nilai-nilai manusia
7) Menguasai teknik dan cara penanggulangan kasus-kasus, sehingga dapat memberikan keputusan, dan pertimbangan secara bijaksana
8) Mengenal batas-batas yang berdasarkan pada moralitas dalam profesinya
9) Penuh dedikasi dalam profesinya
10) Menaati kode etik humas.
Etika Kehumasan atau Etika Profesi Humas merupakan bagian dari bidang etika khusus atau etika terapan yang menyangkut dimensi sosial, khususnya bidang profesi (Etika Profesi Humas). Kegiatan Humas atau profesi Humas (Public Relations Professional), baik secara kelembagaan atau dalam struktur organisasi (PR by Function) maupun individual sebagai penyandang profesional Humas (PRO by Professional) berfungsi untuk menghadapi dan mengantisipasi tantangan ke depan, yaitu pergeseran system pemerintahan otokratik menuju sistem reformasi yang lebih demokratik dalam era globalisasi yang ditandai dengan munculnya kebebasan pers, mengeluarkan pendapat, opini dan berekspresi yang lebih terbuka, serta kemampuan untuk berkompetitif dalam persaingan dan pasar bebas, khususnya di bidang jasa teknologi informasi dan bisnis lainnya yang mampu menerobos (penetration) batas-batas wilayah suatu Negara (borderless), dan sehingga dampaknya sulit dibendung oleh negara lain sebagai target sasarannya.
Etika dalam industri PR juga dapat dikatakan dengan etika sosial. Etika sosial adalah menyangkutkan hubungan manusia yang mempunyai sikap kritis terhadap setiap pandangan-pandangan dunia dan ideologi-ideologi maupun tanggung jawab umat manusia terhadap lingkungan hidup. Dalam pengertian etika sosial ini juga berkaitan dengan etika profesi, etika profesi adalah aturan-aturan yang berkaitan dengan bidang yang sangat dipengaruhi oleh pendidikan dan keahlian, sehingga banyak orang yang bekerja tetap dan sesuai, tetapi dengan keahlian saja yang diperoleh dari pendidikan dan kejuruan, juga belum cukup disebut profesi. Tetapi perlu penguasaan teori sistematis yang mendasari praktek pelaksanaan, dan hubungan antara teori dan penerapan dalam praktek.
2. Prinsip-prinsip Etika Profesi Public Relations 
Tuntutan profesional sangat erat dengan suatu kode etik setiap profesi. Kode etik itu berkaitan dengan prinsip etika tertentu yang berlaku untuk suatu profesi. Di sini akan dikemukakan empat prinsip etika profesi yang paling kurang berlaku untuk semua profesi pada umumnya. Tentu saja prinsip-prinsip etika pada umumnya yang berlaku bagi semua orang, juga berlaku bagi profesional sejauh mereka adalah manusia (Kerap, 1998:44).
Menurut Kerap, ada 4 prinsip etika profesi dalam Public Relation, yaitu :
1). Prinsip tanggung jawab adalah salah satu prinsip bagi kaum profesional. Bahkan sedemikian pokoknya sehingga seakan tidak harus lagi dikatakan. Karena, sebagaimana diuraikan di atas, orang yang profesional sudah dengan sendirinya berarti orang yang bertanggung jawab. Pertama bertanggung jawab atas dampak profesinya itu terhadap kehidupan dan kepentingan orang lain, khususnya kepentingan orang-orang yang dilayaninya.
2). Prinsip kedua adalah prinsip keadilan. Prinsip ini terutama menuntut orang yang profesional agar dalam menjalankan profesinya ia tidak merugikan hak dan kepentingan tertentu, khususnya orang yang dilayaninya dalam rangka profesinya.
3). Prinsip ketiga adalah prinsip otonomi. Ini lebih merupakan prinsip yang dituntut oleh kalangan profesional terhadap dunia luar agar mereka diberi kebebasan sepenuhnya menjalankan profesinya. Sebenarnya ini merupakan konsekuensi dari hakikat profesi itu sendiri. Hanya saja prinsip otonomi ini punya batas-batasnya juga. Pertama, prinsip otonomi dibatasi oleh tanggung jawab dan komitmen profesional (keahlian dan moral) atas kemajuan profesi tersebut serta (dampaknya pada) kepentingan masyarakat. kedua, otonomi itu juga dibatasi dalam pengertian bahwa kendati pemerintah di tempat pertama menghargai otonomi kaum profesional, pemerintah tetap menjaga, dan pada waktunya malah ikut campur tangan, agar pelaksanaan profesi tertentu tidak sampai merugikan umum.
4). Prinsip integritas moral. Berdasarkan hakikat ciri-ciri profesi di atas, terlihat jelas bahwa orang yang profesional juga orang yang punya integritas pribadi atau moral yang tinggi. Karena itu punya komitmen pribadi untuk menjaga keluhuran profesinya, nama baiknya, dan juga kepentingan orang lain atau masyarakat.
3. Etika dan Citra (Image) Dalam Public Relations
Pentingnya pemahaman etika bagi para pejabat humas karena menyangkut penampilan (profile) dalam rangka menciptakan dan membina citra (image) organisasi yang diwakilinya.
Dua konsep penting dari humas tersebut diidentifikasikan oleh G.Sachs dalam karyanya The Extent and Intention of PR/Information Activities sebagai berikut: “Citra (image) adalah pengetahuan mengenai kita sikap-sikap terhadap kita yang mempunyai kelompok-kelompok kepentingan yang berbeda. Penampilan (profile) adalah pengetahuan mengenai suatu sikap terhadap kita yang kita inginkan mempunyai ragam kelompok kepentingan”.
Penjelasan G. Sachs, yang disitir Effendy (1998), dapat disimak bahwa citra adalah dunia sekeliling kita yang memandang kita. Penampilan adalah definisi kita sendiri dari titik pandang mengenai kita. Sifat penampilan selalu berorientasi ke masa depan, dan citra menimbulkan efek tertunda serta menjadi subyek berbagai kendala dan gangguan. Sehubungan dengan informasi dan komunikasi itu, timbul beberapa pertanyaan: informasi apa yang dikomunikasikannya, siapa yang mengkomunikasikannya, siapa yang menjadikan sasaran komunikasinya, dan lain sebagainya.
Dalam hubungannya dengan citra penampilan, tampak bahwa citra dan penampilan tidak pernah serupa dan tidak pernah tepat. Citra menjadi sasaran faktor-faktor yang sama sekali di luar kontrol kita. Mengenai faktor-faktor yang dapat kita pengaruhi dan yang mempengaruhi citra kita, jelas bahwa kegiatan pengkomunikasian informasi yaitu cara menyalurkan penampilan kita sangatlah penting karena merupakan kebijakan informasi.
Citra dan penampilan dalam kaitannya dengan etika dan nilai-nilai moral sudah disadari dan dipermasalahkan sejak lama, sejak humas dikonseptualisasikan, lebih–lebih setelah didirikan International Public Relation Association (IPRA). IPRA Code of Conduct, yaitu kode etik atau kode perilaku dari organisai humas internasional itu, diterima dalam konvensinya di Venice pada bulan Mei 1961. Berikut ini adalah ikhtisar dari kode etik tersebut.
1). Integritas pribadi dan profesional (standar moral yang tinggi), reputasi yang sehat, ketaatan pada konstitusi dan kode IPRA.
2). Perilaku klien dan karyawan: 
Perlakuan yang adil terhadap klien dan karyawan.
Tidak mewakili kepentingan yang berselisih bersaing tanpa persetujuan.
Menjaga kepercayaan klien dan karyawan.
Tidak menerima upah, kecuali dari klien lain atau majikan lain.
Menjaga kompensasi yang tergantung pada pencapaian suatu hasil tertentu.
3). Perilaku terhadap publik dan media: 
Memperhatikan kepentingan umum dan harga diri seseorang
Tidak merusak integritas media komunikasi
Tidak menyebarkan secara sengaja informasi yang palsu atau menyesatkan
Memberikan gambaran yang dapat dipercaya mengenai organisasi yang dilayani
Tidak menciptakan atau menggunakan pengorganisasian palsu untuk melayani kepentingan khusus atau kepentingan pribadi yang tidak terbuka.
4). Perilaku terhadap teman sejawat: 
Tidak melukai secara sengaja reputasi profesional atau praktek anggota lain.
Tidak berupaya mengganti anggota lain dengan karyawannya atau kliennya.
Bekerja sama dengan anggota lain dalam menjunjung tinggi dan melaksanakan kode etik ini.
 4.Perihal Etiket Serta Hubungannya Dengan Public Relations
Istilah etiket sebagai terjemahan dari bahasa Perancis etiquette secara harfiah berarti peringatan, secara maknawi menurut The Random House Dictionary of The English Language, berarti persyaratan konvensional mengenai perilaku sosial (conventional requirements as to social behavior). Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, etiket diartikan sebagai tata cara dalam masyarakat beradab dalam memelihara hubungan baik antara sesama manusianya. 
Definisi di atas menjelaskan bahwa etiket adalah peraturan, baik secara tidak tertulis maupun tertulis, mengenai pergaulan hidup manusia dalam suatu masyarakat yang beradab. Perkataan “beradab” menunjukkan bahwa seseorang merasa dirinya beradab harus mengenal tata cara hidup dalam pergaulan dengan manusia lain. Apabila ia tidak peduli akan etiket pergaulan, maka ia akan dinilai tidak beradab. Lalu timbul pertanyaan, apakah yang dimaksud dengan beradab atau peradaban itu? Peradaban atau sivilisasi (civilization), menurut kamus di atas berarti sebuah keadaan masyarakat manusia yang maju yang telah mencapai taraf kebudayaan, ilmu pengetahuan, industri, dan pemerintahan pada tingkat tinggi (an advance state of human society, in which a high level of culture, science, industry, and government has been reach).
Etiket berkaitan dengan tata cara pergaulan modern yang biasanya dihubungkan dengan kehidupan bangsa barat yang memang telah mencapai taraf kebudayaan, ilmu pengetahuan, industri, dan pemerintahan yang tinggi. Etiket dalam hal tertentu berhubungan dengan etika, tetapi tidak selalu, sebab etika seperti telah dijelaskan tadi berhubungan dengan penilaian benar atau salah dan baik atau buruk yang dilakukan secara sengaja. Seorang yang berperilaku tidak etis dalam arti kata tidak mempedulikan etika adalah menyinggung perasaan orang lain, kelompok lain, atau bangsa lain, karena tindakannya dilakukan dengan sengaja. Seseorang yang tidak tahu etiket tidak dapat dinilai tidak etis. Etiket berfungsi seseorang dinilai beradab sebagaimana disinggung diatas. Demikianlah dalam pergaulan modern dikenal etiket berpakaian, etiket makan, etiket minum, etiket bertamu, dan lain sebagainya.
Paparan di atas merupakan isyarat para pejabat humas betapa pentingnya etika dan etiket bagi para pejabat humas dalam melaksanakan tugasnya sehari-hari, sebab penampilannya menyangkut citra organisasi yang diwakilinya.
Kolonel William P. Nickols, Direktur Humas Angkatan Darat Amerika Serikat, pernah menyajikan suatu ilustrasi yang sangat bagus kepada para tarunanya mengenai pentingnya penjagaan citra organisasi yang menjadi tanggung jawab humas. Dia berucap begini:
“ Humas adalah ibarat cermin yang Anda pegang di depan organisasi Anda, sehingga Anda, organisasi yang Anda wakili, dan publik, dapat melihat segala sesuatu yang tampak pada cermin tersebut. Jika cermin itu retak, kotor dan banyak goresan, akan memantulkan gambaran atau citra yang rusak di wajah organisasi Anda yang sebenarnya. Akan tetapi, apabila cermin itu bersih cemerlang akan memperlihatkan wajah organisasi Anda yang sebenarnya pula, terang dan jelas. Misalkan pada wajah organisasi Anda terdapat noda, apakah karena penampilan Anda, kebijaksanaan Anda, atau kegiatan yang Anda lakukan, maka itu semua dengan mudah dapat menyentuh perasaan publik Anda. Cermin yang cacat tidak akan dapat menunjukkan noda-noda tadi. Dan Anda, demikian pula organisasi Anda dan publik Anda tidak akan mengetahui kesalahan-kesalahan yang terjadi. Sebaliknya cermin yang utuh cemerlang akan membangkitkan perhatian untuk segera menghilangkan noda-noda tersebut.”
Jadi humas diibaratkan cermin, dan yang bertugas memelihara dan bertanggung jawab atas kebersihan itu adalah pejabat humas beserta staf yang dipimpinnya dengan cara senantiasa menjaga etika dan etiket dalam pergaulan hidup sehari-hari, baik dengan publik internal maupun eksternal.
G. Etika Dalam Kegiatan Public Relations
Sebenarnya setiap kegiatan yang dilakukan oleh PR officer harus beretika karena tujuan umum dari berbagai kegiatan PR adalah cara menciptakan hubungan harmonis antara organisasi/perusahaan yang diwakilinya dengan publiknya atau stakeholder. Hasil yang diinginkan yaitu terciptanya citra positif (good image), kemauan baik (good will), saling menghargai (mutual appreciation), saling timbul pengertian (mutual understanding), toleransi (tolerance) antara kedua belah pihak. Jadi program kerja etika PR dilaksanakan melalui berbagai kegiatan yang diantaranya adalah :
Special event
Social marketing public relations
Marketing public relations
Press and media relationship
Business communication public relations
Advertising public relations
Crisis management and complaint handling public relations
Public relations writing
Public relations campaign
Kegiatan PR tersebut bukanlah pekerjaan yang sangat mudah, akan tetapi harus dikelola secara profesional dan serius serta penuh konsentrasi, karena berkaitan dengan kemampuan PR dalam manajemen teknis dan sebagai keterampilan manajerial agar dapat mencapai tujuan atau sasaran sesuai dengan rencana yang diharapkan. 



DAFTAR PUSTAKA
https://incidentalwords.wordpress.com/2013/12/22/etika-dalam-public-relation/
http://belajarkomunikasilagi.blogspot.com/2012/11/etika-pr-manfaat-etika-dan-etiket.html
http://zoetmeisje.doodlekit.com/blog/entry/3807671/hukum-etika-dan-kehumasan
https://incidentalwords.wordpress.com/2013/12/22/etika-dalam-public-relation/
http://januar-ari.blogspot.co.id/2012/05/makalah-etika-profesi-humas.html